Pengertian Sistem Budaya

Apa itu Sistem Budaya
Sistem budaya merupakan komponen-komponen dari suatu kebudayaan, menurut Keesing (dalam Saifuddin 2005), komponen tersebut adalah :
  1. Kebudayaan sebagai sistem adaptif yang fungsi utamanya adalah penyesuaian diri masyarakat terhadap lingkungannya.
  2. Kebudayaan sebagai sistem kognitif yang tersusun dari apapun yang diketahui dalam berpikir menurut cara tertentu yang berlaku bagi warga kebudayaan.
  3.  Kebudayaan sebagai sistem struktur dari sismbol-simbol yang dimiliki analogi dengan struktur pemikiran manusia. 
  4. Kebudayaan sebagai sistem simbol yang terdiri simbol-simbol dan makna-makna yang dimiliki bersama, yang dapat diidentifikasi, dan bersifat publik.
Kebudayaan sebagai sistem adaptif mempunyai fungsi sebagai sarana untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan baik lingkungan alam maupun sosial. Sebagai salah satu contoh pertanian subsistensi dengan cara peladangan berpindah merupakan strategi adaptasi terhadap lingkungan perbukitan yang hanya mengandalkan air dari hujan. Sehingga padi yang dikembangkan berbeda dari pada sawah. Di dalam kebudayaan industri menerapkan aturan-aturan standar mutu adalah strategi adaptasi terhadap pasar global.

Kebudayaan sebagai sistem kognitif adalah segala sesuatu proses yang terjadi di dalam otak manusia. Cara berpikir masyarakat tradisional, misalnya, lebih banyak mengandalkan analogi-analogi sedangkan cara berpikir ilmiah yang memerlukan bukti-bukti untuk mendukung pernyataannya.

Kebudayaan sebagai sistem struktur dari simbol-simbol yang dimiliki memiliki anlogi dengan struktur pemikiran manusia. Di dalam kesenian, membuat rumah, dalam menulis cerita komposisi yang terlahir merupakan model dari pemikiran manusia. Misalnya penempatan kanan kiri, utara-selatan, barat-timur, hitam-putih, siang-malam merupakan salah satu model berpikir manusia secara oposisi biner. Karena dalam berpikir manusia ikut serta bagaimana kita tahu kanan kalau kita tidak mengetahui kiri sebelumnya. Bagaimana kita tahu malam kalau sebelumnya kita tidak mengalami siang. Pembagian kategori yang bertentangan ini merupakan ekspresi model berpikir yang kita sadari.

Kebudayaan sebagai sistem simbol dan makna-makna yang dimiliki bersama. Simbol merupakan hubungan antara penanda dan petanda berdasarkan konvensi. Bagi orang Indonesia bendera merah putih (penanda) dan makna yang bisa kita baca (petanda) adalah berani dan suci. Mungkin bagi kebudayaan lain merah putih belum tentu mempunyai makna yang sama dengan kita. Dalam menyampaikan suatu konsepsi peranan simbol-simbol sangat penting, simbol dapat berupa kata, angka, gerak tubuh yang bermakna. Bagaikan suatu kalimat, suatu simbol bisa langsung dibaca maknanya, tetapi adakalanya suatu simbol tidak berdiri sendiri sehingga maknanya bisa dibaca ketika ia muncul bersama dengan simbol-simbol lain.

Share :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Histats

Pengikut