Faktor-faktor Yang Menyebabkan Kebudayaan Berubah

Faktor-faktor Yang Menyebabkan Kebudayaan Berubah
Beberapa faktor yang menyebabkan kebudayaan berubaah yaitu:
A. Discovery dan Invention
  • Discovery dan Invention bisa berupa benda-benda seperti roda, bajak, komputer, bisa juga berupa tingkah laku atau gagasan misalnya demokrasi, pembelian dan penjualan. Discovery berarti bertambahnya pengetahuan sedangkan invention berarti aplikasi baru dari pengetahuan tersebut. Discovery atau invention bisa ditemukan dari dalam atau luar masyarakat. Apabila discovery atau invention ditolak maka tidak terjadi perubahan. Suatu perubahan akan terjadi apabila discovery dan invention diterima sebagai inovasi. Inovasi diterima dengan membuat perhitungan biaya dan keuntungan.
B Difusi
  • Adalah peminjaman elemen-elemen kebudayaan baru yang dipinjam dari luar dan diintegrasikan kedalam kebudayaan kelompok penerima. Peminjaman ini bisa mengakibatkan lompatan kebudayaan namun bisa juga menjadi fatal akibatnya. Untuk mempercepat laju pertumbuhan industrinya pada abad ke-19 Jerman mengadopsi teknologi Inggris dan Belgia untuk menghindari kegaagalan dan kesalahan-kesalahan. Demikian juga seperti yang dilakukan oleh Jepang.

C.  Akulturasi
  • Akulturasi mirip dengan difusi dalam arti peminjaman. Apabila difusi meminjamnya dengan sukarela maka akulturasi lebih cenderung dipaksakan oleh kelompok masyarakat yang lebih kuat. Penaklukan Spanyol terhadap Mexico memaksa kelompok-kelompok penduduk lokal menerima Katolik. Negara-negara dunia ketiga dipaksa menerima demokrasi oleh negara-negara maju.
D. Revolusi
  • Revolusi adalah perubahan secara drastis daan cepat yang biasanya disertai dengan pemberontakan. Revolusi Iran tahun 1979 dengan menggulingkan rezim Shah Iran Reza Pahlevi yang membawa perubahan-perubahan dalam sendi-sendi kehidupan rakyat Iran dari sekuler menjadi Islam. Begitu juga Mustafa Kemal Attaturk mengubah masyarakat Turki dari Ialam menjadi sekuler. Indonesia telah mengalami beberapa revolusi yaitu berdirinya negara Indonesia tahun 1945, orde baru, dan reformasi yang membawa dampak perubahan-perubahan yang drastis. Pada masa reformasi menjadikan negara Indonesia menjadi lebih  demokratis menggantikan rezim yang otoriter. Pemilu lebih terbuka dengan lebih banyak partai yang berperan dengan berbagai variasi ideologi. Orang lebih berani untuk mengkritisi kebijakan pemerintah.

Share :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Histats

Pengikut