Pengertian Pembelajaran Efektif dan Aspek Kunci Pembelajaran Efektif

Pengertian Pembelajaran Efektif dan Aspek Kunci Pembelajaran Efektif

Pembelajaran efektif adalah pembelajaran yang mampu membentuk moralitas peserta didik, dan adat kebiasaany yang terbentuk merupakan suatu perbuatan yang dilakukan dengan berulang-ulang, perbuatan tersebut akan menjadi kebiasaan karena dua faktor, pertama adanya kesukaan hati terhadap suatu pekerjaan, dan kedua menerima kesukaan itu dengan melahirkan suatu perbuatan.

Terdapat beberapa aspek kunci dalam pembelajaran efektif, yaitu:
1. Kejelasan (clarity).
Seorang guru yang akan memberikan sebuah informasi secara jelas berarti dia harus menyajikan informasi tersebut dengan cara-cara yang mempu membuat siswa mudah memahaminya. Dalam literatur riset ada dua pendekatan yang berbeda yang dapat digunakan untuk mengkaji kejelasan guru. Pendekatan pertama menguraikan kejelasan dalam kaitan dengan penyajian informasi oleh guru bahwa apa yang dilakukan oleh guru dapat mempermudah pemahaman siswa. Pendekatan ini sering mengacu pada kejelasan kognitif.
Kejelasan yang jelas dan samar-samar menjadi bagian penting dari perilaku guru, diacu sebagai kejelasan kognitif. Ini bisa dipertimabngkan bahwa jika anda memberikan penjelasan yang jelas kepada siswa, anda perlu menggunakan pola bahasa dan ungkapan yang tidak membingungkan mereka. Ada sejumlah usul dari literatur bahwa hunbungan antara kejelasan kognitif dan prestasi siswa adalaj lebih kuat ketimbang hubungan antara kejelasan verbal dengan prestasi siswa.


2. Variasi (Variety)
Variasi guru, atau variabilitas, merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan perubahan-perubahan yang sengaja dibuat guru untuk menyajikan materi pelajaran.


3. Orientasi Tugas (Task Orientation)
Karakteristik utama dari pembelajaran langsung adalah pengorganisasian dan pengstrukturan lingkungan belajar secara baik didalam aktifitas guru dan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran , dimana guru dan siswa bekerja dalam bingkai yang sistematik. Orientasi tugas yang dilakukan guru terkait dengan:
  • membantu siswa untuk mencapai hasil belajar yang spesifik.
  • memungkinkan siswa untuk belajar mengenalinformasi yang relevan.
  • mengajukan pertanyaan untuk membuka pemikiran siswa.
  • mendorong siswa untuk berfikir dengan bebas
  • keberhasilan kognitif siswa

4. Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran (Engagement in Learning)
Pentingnya keterlibata siswa dalam belajar dijelaskan oleh beberapa ahli. Keberhasilan belajar dipengaruhi oleh sejumlah waktu yang dihabiskan siswa untuk mengerjakan tugas akademik yang sesuai. Kesimpulan ini mendukung temuan ahli lainnya dimana guru yang efektif menghabiskan waktu mereka dengan dengan cara yang berbeda dari guru yang tidak efektif. Dalam studi itu, guru efektif menghabiskan kurang dari 15% lebih waktu di dalam interaksi pembelajaran dan 35% lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk memonitoring kegiatan-kegiatan siswa dibanding guru yang tidak efektif. Kesimpulannya adalah bahwa penggunaan waktu yang sesuai oleh guru dapat memaksimalkan waktu siswa.

5. Pencapaian Kesuksesan Siswa yang Tinggi (Student Success Rate)
Pembelajaran yang sukses menghasilkan prestasi siswa adalah hal penting karena mampu menjadi kekuatan pendorong. Mutu pembelajaran sering tertuju pada mutu lulusan, tapi merupakan kemustahilan sekolah menghasilkan lulusan yang bermutu, kalau tidak melalui proses pembelajaran yang bermutu pula (Supardi.2013).

Share :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Histats

Pengikut