Jenis -Jenis Penyakit pada Sistem Reproduksi

Jenis -Jenis Penyakit pada Sistem Reproduksi  Gangguan Kelainan pada Alat Reproduksi Pria dan Wanita dapat mengalami gangguan, baik disebabkan oleh kelainan maupun penyakit. Penyakit pada sistem reproduksi manusia dapat disebabkan juga oleh virus ataupun bakteri. Penyakit yang menyerang sistem reproduksi manusia dinamakan juga penyakit...
Selengkapnya

Pengertian Kanker prostat dan Kanker testi

Pengertian Kanker prostat dan Kanker testi Pengertian Kanker prostat Gejala kanker prostat mirip dengan hyperthropic prostat. Menimbulkan banyak kematian pada pria usia lanjut. Kanker testis adalah pertumbuhan sel-sel ganas di dalam testis (buah zakar), yang bisa menyebabkan testis membesar atau menyebabkan adanya benjolan di dalam skrotum...
Selengkapnya

Pengertian Penyakit Prostatitis

Apa itu Penyakit Prostatitis Pengertian Prostatitis adalah peradangan prostat yang sering disertai dengan peradangan pada uretra. Gejalanya berupa pembengkakan yang dapat menghambat uretra sehingga timbul rasa nyeri bila buang air kecil. Penyebabnya dapat berupa bakteri, seperti Escherichia coli maupun bukan bakter...
Selengkapnya

Pengetian Kriptorkidisme

Apa itu Penyakit Kriptorkidisme ?? Pengetian Kriptorkidisme adalah kegagalan dari satu atau kedua testis untuk turun dari rongga abdomen ke dalam skrotum pada waktu bayi. Hal tersebut dapat ditangani dengan pemberian hormon human chorionic gonadotropin untuk merangsang terstoteron. Jika belum turun juga, dilakukan pembedahan....
Selengkapnya

Pengertian Penyakit Hipogonadisme

Apa  Penyakit Hipogonadisme ...?? Pengertian Hipogonadisme adalah penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh gangguan interaksi hormon, seperti hormon androgen dan testoteron. Gangguan ini menyebabkan infertilitas, impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan. Penanganan dapat dilakukan dengan terapi horm...
Selengkapnya

Fungsi Mineral Pada ASI dan Perbedaan Kandungan ASI dan Kolostrum

Fungsi Mineral Pada ASI Tidak seperti vitamin, kadar mineral dalam ASI tidak begitu dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu dan tidak pula dipengaruhi oleh status gizi ibu. Mineral di dalam ASI mempunyai kualitas yang lebih baik dan lebih mudah diserap dibandingkan dengan mineral yang terdapat di dalam susu sapi. Mineral utama yang...
Selengkapnya

Fungsi Lemak ASI

Apa Fungsi lemak pada ASI..?? Fungsi Lemak ASI Kadar lemak dalam ASI lebih tinggi dibanding dengan susu sapi dan susu formula. Kadar lemak yang tinggi ini dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan otak yang cepat selama masa bayi. Terdapat beberapa perbedaan antara profil lemak yang ditemukan dalam ASI dan susu sapi atau susu formula. Lemak...
Selengkapnya

Fungsi Karnitin Pada ASI

Fungsi Karnitin Pada ASI Karnitin ini mempunyai peran membantu proses pembentukan energi yang diperlukan untuk mempertahankan metabolisme tubuh. ASI mengandung kadar karnitin yang tinggi terutama pada 3 minggu pertama menyusui, bahkan di dalam kolostrum kadar karnitin ini lebih tinggi lagi. Konsentrasi karnitin bayi yang mendapat ASI lebih...
Selengkapnya

Fungsi Vitamin Pada ASI

Fungsi Vitamin Pada ASI Vitamin K dibutuhkan sebagai salah satu zat gizi yang berfungsi sebagai faktor pembekuan. Kadar vitamin K ASI hanya seperempatnya kadar dalam susu formula. Bayi yang hanya mendapat ASI berisiko untuk terjadi perdarahan, walapun angka kejadian perdarahan ini kecil. Oleh karena itu pada bayi baru lahir perlu diberikan...
Selengkapnya

Kandungan protein Pada ASI

Apa itu Protein ??  Kandungan protein ASI cukup tinggi dan komposisinya berbeda dengan protein yang terdapat dalam susu sapi. Protein dalam ASI dan susu sapi terdiri dari protein whey dan Casein. Protein dalam ASI lebih banyak terdiri dari protein whey yang lebih mudah diserap oleh usus bayi, sedangkan susu sapi lebih banyak mengandung...
Selengkapnya

Pengertian Karbohidrat Laktosa

Apa itu Karbohidrat Laktosa ??? Karbohidrat Laktosa adalah karbohidrat utama dalam ASI dan berfungsi sebagai salah satu sumber energi untuk otak. Kadar laktosa yang terdapat dalam ASI hampir 2 kali lipat dibanding laktosa yang ditemukan pada susu sapi atau susu formula. Namun demikian angka kejadian diare yang disebabkan karena tidak...
Selengkapnya

Struktur Kelenjar Mamae

Struktur Kelenjar Mamae Setiap payudara merupakan elevasi dari jaringan glandular dan adipose yang tertutup kulit pada dinding anterior dada. Payudara terletak diatas otot pektoralis mayor dan melekat pada otot tersebut melalui selapis jaringan ikat. Variasi ukuran payudara bergantung pada variasi jumlah jaringan lemak dan jaringan ikat...
Selengkapnya

Pengertian Kelenjar Mamae

Apa Itu Kelenjar Mamae..?? Kelenjar Mamae merupakan kelenjar kulit khusus yang terletak di dalam jaringan bawah kulit (subkutan). Kelenjar ini merupakan modifikasi kelenjar keringat dan bergetah tipe apokrin. Pertumbuhannya sangat sedikit pada laki-laki maupun perempuan. Saat pubertas pada perempuan kelenjar ini tumbuh pesat dan pada...
Selengkapnya

Hormon yang berperan dalam Persalinan

Hormon yang berperan dalam Persalinan : Relaksin : Merupakan hormon yang mempengaruhi peregangan otot simfisis pubis  Estrogen : Merupakan hormon yang mempengaruhi hormon progesteron yang menghambat kontraksi uterus.  Oksitosin : Merupakan hormon yang mempengaruhi kontraksi dinding uterus...
Selengkapnya

Hormon-hormon yang Berperan Dalam Kehamilan dan Fase Dalam Persalinan

Hormon-hormon yang berperan dalam Kehamilan : Progesteron dan estrogen Merupakan hormon yang berperanan dalam masa kehamilan 3-4 bulan pertama masa kehamilan. Setelah itu fungsinya diambil alih oleh plasenta. Hormon estrogen makin banyak dihasilkan seiring dengan bertambahnya usia kandungan karena fungsinya yang merangsang kontraksi uterus....
Selengkapnya

Pengertian Fertilisasi dan Fase Pada Fertilisasi

Pengertian Fertilisasi  Fertilisasi peleburan dua gamet yang dapat berupa nukleus atau sel-sel bernukleus untuk membentuk sel tunggal (zigot) atau peleburan nukleus. Biasanya melibatkan penggabungan sitoplasma (plasmogami) dan penyatuan bahan nukleus (kariogami). Fertilisasi atau pembuahan terjadi saat oosit sekunder yang mengandung...
Selengkapnya

Siklus Menstruasi

Siklus Menstruasi Siklus menstruasi terdiri dari 4 fase yaitu  Fase Menstruasi adalah Peristiwa luruhnya sel ovum matang yang tidak dibuahi bersamaan dengan dinding endometrium yang robek. Dapat juga diakibatkan karena berhentinya sekresi hormon estrogen dan progesteron sehingga kandungan hormon dalam darah menjadi tidak ada. Fase...
Selengkapnya

Pengertian Ovulasi

Pengertian Ovulasi  Ovulasi pada wanita terjadi pada hari ke 14 dari siklus normal seksual 28 hari. Sesaat sebelum ovulasi, dinding luar folikel yang menonjol akan membengkak dengan cepat dan daerah kecil pada bagian tengah kapsul yang disebut stigma akan menonjol seperti puting. Dalam waktu 30 menit kemudian, cairan mulai mengalir...
Selengkapnya

Bagian Oogenesis dan Fungsi

Bagian Oogenesis dan Fungsi Oogenesis merupakan proses pembentukan dan perkembangan sel ovum. Proses oogenesis dipengaruhi oleh beberapa hormon yaitu : Hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone) yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel folikel di sekitar ovum Hormon Estrogen yang berfungsi merangsang sekresi hormon LH Hormon LH...
Selengkapnya

Bagian Anatomi Spermatozoa

Bagian Anatomi Spermatozoa Spermatozoa memiliki empat bagian yaitu : 1. Kepala Bentuk ini menentukan bentuk kepala spermatozoa dan tergantung pada spesies yang memang besar variasinya. Kutub anterior ini tertutup oleh tudung akrosom yang mengandung sejumlah enzim hidrolitik, misalnya hialurinidase, arilsulfatase, estarase tidak spesifik...
Selengkapnya

Tahap – Tahap Spermatogenesis

Tahap – Tahap Spermatogenesis : Spermatogonium Merupakan tahap pertama pada spermatogenesis yang dihasilkan oleh testis. Spermatogoium terbentuk dari 46 kromosom dan 2N kromatid.  Spermatosit Primer Merupakan mitosis dari spermatogonium. Pada tahap ini tidak terjadi pembelahan. Spermatosit primer terbentuk dari 46 kromosom dan 4N...
Selengkapnya

Pengertian Spermatogenesis

Pengertian Spermatogenesis adalah proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa. Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus dan diatur oleh hormon Gonadtotropin dan Testosterone. Pada tubulus seminiferus terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium, sel Sertoli, dan sel Leydig. Sel Sertoli berfungsi memberi makan...
Selengkapnya

Pengertian Bagian Himen (Selaput Dara)

Pengertian Bagian Himen (Selaput Dara) Lapisan tipis yang menutupi sebagian besar dari introitus vagina,ditengahnya berlubang supaya kotoran menstruasi dapat mengalir keluar, letak mulut vagina pada bagian ini, bentuknya berbeda-beda ada yang seperti bulan sabit, konsistensi ada yang kaku dan ada yang lunak, lubangnya ada yang seujung jari,...
Selengkapnya

Pengertian bagian Vestibulum (Serambi)

Pengertian bagian Vestibulum (Serambi) Vestibulum berbentuk lonjong dengan ukuran panjang dari depan ke belakang dan dibatasi di depan oleh klitoris, kanan dan kiri oleh labia minora dan di belakang oleh perineum (fourchette). Kurang lebih 1- 1,5 cm di bawah klitoris di temukan orifisium uretra eksternum (lubang kemih) berbentuk membujur...
Selengkapnya

Pengertian Klitoris (Kelentit)

Apa itu  Klitoris Pengertian Klitoris (Kelentit) Klitoris merupakan sebuah jaringan erektil kecil kira-kira sebesaar kacang hijau dimana dapat mengeras dan tegang (efektif) yang mengandung urat saraf.  ...
Selengkapnya

Pengertian Bagian Labia Minora

Pengertian Bagian Labia Minora  Labia minora (bibir- bibir kecil atau Nymphae) adalah suatu lipatan tipis dari kulit sebelah dalam bibir besar. Ke depan kedua bibir kecil bertemu yang di atas klitoris membentuk preputium klitoridis. Kebelakang kedua bibir kecil juga bersatu dan membentuk Fossa navilulare. Fossa naviluare ini pada perempuan...
Selengkapnya

Pengertian Bagian Labia Mayora

Pengertian Bagian Labia Mayora Labia mayora (bibir-bibir besar) terdiri atas bagian kanan dan kiri, lonjong mengecil ke bawah, terisi oleh jaringan lemak yang serupa dengan yang ada di mons veneris. Setelah perempuan melahirkan beberapa kali, labia mayora menjadi kurang menonjol dan pada usia lanjut mulai mengeriput.&nbs...
Selengkapnya

Pengertian Bagian Tundum

Pengertian  Bagian Tundum  Mons veneris atau mons pubis adalah bagian menonjol di atas simfisis dan pada perempuan setelah pubertas ditututpi oleh rambut kemalauan. Pada perempuan umumnya batas atas rambut melintang sampai pinggir atas simfisis, sedangkan ke bawah sampai ke sekitar anus dan paha. Bagian ini terdiri dari jaringan...
Selengkapnya

Pengertian Vagina

Pengertian Vagina  Vagina merupakan tabung yang dilapisi membran dari epitelium bergaris khusus yang dialiri banyak pembuluh darah dan serabut saraf. Panjangnya dari vestibulum sampai uterus 7,5 cm. Merupakan penghubung antara introitus vagina dan uterus. Dinding depan vagina 9 cm, lebih pendek dari dinding belakang.  Pada puncak...
Selengkapnya

Pengertian Uterus

Pengertian Uterus  Uterus merupakan organ yang tebal, berotot, bentuknya seperti buah pir, terletak di dalam pelvis antara rectum dibelakang dan kandung kemih didepan, ototnya disebut miometrium. Panjang uterus ±7,5 cm, tebal 2,5 cm, berat 50 gr. Pada rahim wanita yang belum menikah panjang uterus berkisar 5-8 cm, dan beratnya 30-60...
Selengkapnya

Pengertian Tuba Uterina (Tuba Oviduktus) dan Bagian Tuba Uterina (Tuba Oviduktus)

Pengertian Tuba Uterina (Tuba Oviduktus) Tuba uterina berjumlah sepasang. Saluran ini menghubungkan ovarium dengan rahim (uterus). Saluran ini debagi menjadi 4 bagian yaitu :  Fimbriae adalah Merupakan serabut/silia lembut yang terdapat di bagian pangkal ovarium berdekatan dengan ujung saluran oviduct. Berfungsi untuk menangkap sel...
Selengkapnya

Pengertian Ovarium (Indung Telur) dan Fungsi Ovarium (Indung Telur)

Pengertian Ovarium (Indung Telur) Ovarium berjumlah sepasang dan terletak di rongga kiri dan kanan. Ovarium berbentuk lonjong dengan ukuran 7x2 cm. Permukaan ovarium fungsional berbenjol-benjol karena folikel-folikelnya. Ovarium diselubungi oleh kapsul pelindung dan mengandung beberapa folikel. Tiap folikel mengandung satu sel telur yang...
Selengkapnya

Bagian Organ Genital Internal

Bagian Organ Genital Internal Alat Genital pada bagian internal terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut : A. Ovarium (Indung Telur) Ovarium berjumlah sepasang dan terletak di rongga kiri dan kanan. Ovarium berbentuk lonjong dengan ukuran 7x2 cm. Permukaan ovarium fungsional berbenjol-benjol karena folikel-folikelnya. Ovarium diselubungi...
Selengkapnya

Bagian Organ Genital Eksternal

Bagian Organ Genital Eksternal Organ genital pada bagian eksternal meliputi : A. Tundum  Mons veneris atau mons pubis adalah bagian menonjol di atas simfisis dan pada perempuan setelah pubertas ditututpi oleh rambut kemalauan. Pada perempuan umumnya batas atas rambut melintang sampai pinggir atas simfisis, sedangkan ke bawah...
Selengkapnya

Bagian Kelenjar pada Organ Reproduksi Pria

Bagian Kelenjar pada Organ Reproduksi Pria Kelenjar yang terdapat pada organ reproduksi pria terdiri dari : A. Vesikula Seminalis  Vesikula seminalis merupakan tempat untuk menampung sperma sehingga disebut sebagai kantung semen, berjumlah sepasang. Terdiri dari 2 saluran yang berkelok-kelok dengan panjang ±15 cm. Menghasilkan...
Selengkapnya
 

Histats

Pengikut